Kasih Orang Tua

Monday, September 01, 2014

Setibanya di Bandara Schiphol, saya berpapasan dengan seorang Ibu teman satu pesawat dari Indonesia. Iseng saya ngobrol dengan beliau.

www.turnbacktogod.com


"Kuliah S3, bu?"

"Engga mas. Ini saya ngantar anak perempuan saya yang kuliah S2 di sini" sambil menunjuk ke salah satu perempuan di sekerumunan anak muda di depannya.

(dalam hati) Ooo.. anak cewe. Masih wajar kalau diantar. Mungkin pertama kali ke luar negeri.

"Ini masuk tahun keduanya di sini mas"

"........"

Entah mengapa tiba-tiba saya merasa menjadi orang paling kejam di dunia.
Saya sendiri punya rencana. Apabila nanti punya anak, ketika SMA, dia (kalau ada rejeki lebih) saya sekolahkan di boarding school. Saat kuliah, dia harus tinggal terpisah dari keluarganya. Meskipun universitasnya satu kota. Saya hanya akan membiayai hidupnya sampai dengan lulus kuliah. Setelah itu, dia harus memperjuangkan hidupnya sendiri. Saat menikah, saya tidak akan membiayai apapun. Saya juga tidak akan menyediakan fasilitas apapun untuk keluarga barunya nanti. Sebagai gantinya, saya tidak akan ikut campur hidupnya selepas kuliah: terserah siapa jodohnya, terserah apapun pekerjaannya.

Maksud saya adalah, agar anak saya kelak benar-benar dewasa dan hidup mandiri sebenar-benarnya, serta bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Fokus saya adalah mendidik anak saya dari lahir sampai dengan akil baligh. Selama masa itu, saya akan menyiapkan dia terutama dari sisi attitude agar kelak menjadi orang yang mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Saya tidak mau memanjakan anak saya, saya tidak mau terlalu memproteksi mereka, saya tidak mau mereka cengeng. Karena saya yakin, hal utama pengasuhan anak adalah menyiapkan mereka menjadi dewasa.

Dan tentunya mengantar anak pergi berangkat kuliah bukan termasuk salah satu 'program kerja' saya. Itu mengapa saya sedikit kaget dengan Ibu di atas. Meskipun tentunya pasti sang Ibu memiliki alasan kuat tersendiri yang saya tidak tahu.

Jangan-jangan memang benar ketika ada yang bilang saya orangnya tegaan, hahaha.

You Might Also Like

0 comments